3 Tips Merawat Filter Kolam Renang

3 Tips Merawat Filter Kolam Renang

Dalam artikel kali ini kami akan memberikan tips dalam merawat filter kolam renang. Mencegah potensi kerusakan pada suatu komponen memang memerlukan perawatan. Tujuannya tentu saja agar umur pakai komponen tersebut menjadi lebih lama. Filter kolam renang sendiri memerlukan perawatan tertentu agar fungsinya sebagai penyaring air kolam yang kotor dapat bekerja secara maksimal.

Kapan saatnya Anda membersihkan filter? Perlu anda ketahui bahwa pasir sebagai media penyaring (jika menggunakan penyaring pasir) lama kelamaan akan cepat kotor. Melaksanakan perawatan pembersihan secara berkala (back wash). Pastikan kotoran pada pasir mengalir dengan bersih.

Tips Merawat Filter Kolam Renang

Berikut beberapa tips merawat filter kolam renang mulai dari pembelian hingga penggunaannya, antara lain:

Mengganti pasir dengan zeolite

Mengganti pasir sama saja dengan merawat filter kolam renang. Jika kolam renang Anda menggunakan jenis sand filter atau saringan pasir, Anda bisa mengganti pasirnya dengan zeolit. Di jamin kemampuan penyaringan air filter Anda akan meningkat hingga 90% lebih efektif di bandingkan saat menggunakan pasir. Di sini Anda akan lebih menghemat biaya perawatan kolam renang sekaligus otomatis airnya jauh lebih jernih. Zeolit ​​sendiri memiliki bentuk yang lebih mikro di bandingkan pasir pada umumnya. Bahan ini sering kali digunakan sebagai  penyerap dan katalis. Kemampuan dalam penyaringannya sangat efektif sebagai pengganti pasir.

Membeli filter yang tepat

Pada prinsipnya pemilihan filter akan sangat mempengaruhi kinerja dan pemeliharaannya. Memilih filter kolam renang yang tepat bisa menjadi salah satu solusi terbaik untuk meminimalisir kerusakan. Yang secara otomatis akan mengurangi biaya perbaikan. Misal jadwal servisnya 6 bulan sekali untuk filter biasa, namun karena menggunakan filter berkualitas maka jadwal servis Anda bisa di undur.

Terdapat 3 jenis filter yang saat ini umum digunakan yaitu; catridge filter, diatomaceous earth filter, dan sand filter. Ketiga jenis filter ini mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk standar kolam renang umum dan pribadi yang mengutamakan nilai ekonomis tinggi, lebih cocok menggunakan sand filter. Kemampuannya dalam menyaring kotoran cukup efektif dan yang tidak kalah pentingnya adalah harganya yang cukup terjangkau, lebih murah di bandingkan 2 jenis filter lainnya di atas. Pada saringan pasir, diameter pasir kira-kira 0,4 – 0,5 mm. Semakin halus pasirnya, semakin jernih air yang di saring.

Sedangkan filter Deatomaceous Earth (DE) mampu bekerja jauh lebih efektif dalam menyaring kotoran dan memiliki performa yang sempurna saat bekerja, namun harganya juga jauh lebih mahal. Seperti halnya cartridge filter yang membutuhkan budget berlebih untuk membawanya pulang.

Hindari terlalu sering melakukan backwash untuk sand filter

Cara merawat filter kolam renang lainnya adalah dengan tidak terlalu sering mencucinya kembali. Jika Anda terlalu sering melakukan backwash, hal ini dapat berdampak buruk pada filter air kolam renang Anda. Efektivitas penyaringan oleh filter akan menurun akibat terlalu seringnya backwashing. Jika di perhatikan, kotoran dan pasir pada sand filter ternyata bisa berguna untuk membantu efektifitas pembersihan air kotor.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan untuk tidak terlalu sering melakukan backwash guna menjaga efektivitas kerja filter. Berhati-hatilah saat melakukan proses backwashing, terutama untuk filter tipe DE. Sebab serbuk DE yang di keluarkan dapat merusak tanaman. Hindari mengarahkan bubuk keluaran ke arah tanaman saat mencuci kembali filter DE.

Jika Anda membutuhkan filter tersebut, maka Anda bisa menghubungi kami Gudang Pompa. Kami menyediakan berbagai macam perlengkapan kolam renang seperti mesin pompa, filter, dan lain sebagainya. Dapatkan penawaran yang menarik dari kami.

Jl. Raya Cilandak KKO No. 11, Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Contact Person : 085780342592

You May Also Like